Cara Mengukur Tingkat Likuiditas Perusahaan

Likuiditas yaitu kekuatan perusahaan dalam penuhi keharusan periode pendeknya.

Cara Mengukur Tingkat Likuiditas Perusahaan

Pengertian lain yaitu kekuatan seorang atau juga perusahaan untuk penuhi keharusan atau juga utang yang selekasnya mesti dibayar dengan harta lancarnya.

Satu perusahaan yang memiliki “kekuatan membayar” belum pasti bisa penuhi semua keharusan finansialnya.

Likuiditas tubuh usaha bisa di ketahui lewat cara memperbandingkan jumlah Aktiva Lancar dengan Utang Lancar.

Hasil perbandingan itu dimaksud dengan “current ratio” atau juga “working capital ratio”.
Pengertian likuiditas ini meliputi :

  • Likuiditas badan usaha adalah kekuatan badan usaha melunasi utang-utangnya yang jatuh tempo.
  • Likuiditas perusahaan bermakna kekuatan perusahaan untuk lakukan pengeluaran atau juga sediakan alat-alat lancar pas pada waktunya, manfaat keberlangsungan sistem proses produksinya. Lalu mesti ada alat likuid yang cukup ketika beli bahan baku, membayar gaji kerja untuk sistem produksi.
  • Likuiditas satu aktiva, yakni kekuatan satu aktiva atau juga asset untuk jadikan duit tunai pada saat tertentu

Permasalahan Likuiditas yaitu terkait dengan permasalahan kekuatan satu perusahaan untuk penuhi keharusan finansialnya yang selekasnya mesti dipenuhi.

Jumlah alat – alat pembayaran (alat-alat likuid) yang dipunyai oleh satu perusahaan ketika spesifik adalah kemampuan membayar dari perusahaan yang berkaitan.

Bagaimana mengukur tingkat Likuiditas Perusahaan? Ada jalan dua langkah untuk menjawab pertanyaan mengenai likuiditas.

  1. Mengukur Likuiditas pendekatan : pada pendekatan pertama memperbandingkan kas dan juga aktiva – aktiva yang bisa dirubah berbentuk kas pada th. di mana keharusan jatuh tempo dan juga bakal dibayar pada th. itu juga. Dalam perhitungannya kita bakal memakai rasio seperti : quick ratio, current ratio, dan juga kontan ratio.
  2. Mengukur Likuiditas pendekatan : pada pandangan ke-2 pada likuiditas yaitu dengan pelajari kekuatan perusahaan untuk merubah piutang usaha dan juga persediaan kas dalam satu periode saat spesifik. Pengubahan piutang usaha jadi kas bisa diukur dengan mengkalkulasi berapakah lama saat yang diperlukan penagihan piutang perusahaan dengan mengkalkulasi periode penagihan rata- rata (average collection period).