Bisnis Pengolahan Sampah

Sampah, mendengar kata itu pasti bisa dibayangkan di benak anda betapa kotor dan menjijikan ? Sampah merupakan sisa-sisa barang atau benda yang tidak digunakan lagi atau tidak terpakai. Kehadiran sampah ditengah-tengah kita sudah mulai menjadi masalah yang cukup pelik, dengan tidak tertampungnya sampah di tempat pembuangan sampah, banyak sampah-sampah yang dibuang ke sungai yang menyebabkan banjir dan bencana alam lainnya. Dari segi pemandangan, penumpukan sampah membuat pemandangan menjadi tidak indah dan bisa dibilang kumuh. Namun siapa sangka di tangan seorang yang kreatif sampah yang biasanya penuh dengan sisa-sisa barang yang kotor dan menjijikan bisa dirubah menjadi lautan uang. Loh kok bisa? Tahukah anda sampah yang berada di sekitar anda bisa di daur ulang untuk dijadikan benda yang bermanfaat yang bisa menghasilkan pundi-pundi rupiah. Bisnis yang marak akhir-akhir ini yang berhubungan dengan sampah yaitu bisnis pengelolahan sampah, bisnis ini mulai banyak diminati pelaku usaha disamping sampah bisa dirubah menjadi barang yang bermanfaat, cukup menggiurkan dan tentunya juga dapat melestarikan lingkungan agar menjadi lebih baik dan tidak terlihat kumuh.

Tujuan utama dari bisnis pengolahan sampah adalah mengurangi sampah-sampah yang tidak bisa dihancurkan, seperti plastik. Kebutuhan akan plastik memang cukup besar hal ini sangat bertolak belakang dengan plastik itu sendiri yang dimana dibutuhkan waktu tahunan untuk hancur sendiri. Plastik juga dapat membuat efek rumah kaca semakin meningkat secara drastis. Namun masalah kini sedikit teratasi dengan maraknya bisnis pengolahan sampah plastik, bahkan bisa dibilang bisnis ini sangat menjanjikan tidak membutuhkan modal besar, hanya butuh plastik bekas, hal tersebut bisa terjadi karena adanya gaya hidup masyarakat yang berubah yang dimana penggunaan plastik yang sudah tidak bisa terkendali. Plastik yang akan didaur ulang tidak sembarangan, harus dilakukan pemilihan plastik seperti botol minuman, botol oli, gelas minuman, dll. Sampah-sampah tersebut nantinya akan diolah dengan cara digiling dan dihasilkan lah biji plastik, biji plastik yang sudah dihasilkan akan dijual kembali kepabrik-pabrik untuk dijadikan plastik baru

Cara pengelolahan plastik juga dibagi menjadi 2 jenis yaitu penggilingan kering dan basah. Pada penggilingan basah yakni dengan mencampurkan air dingin maupun panas dengan plastik, sedangkan untuk penggilingan kering yakni dengan cara setelah melalui proses penggilingan biji plastik akan dilakukan pencucian. Omzet yang dihasilkan dari bisnis ini sangat besar, bahkan ada pengusaha bisnis plastik ini mendapatkan omzet sebesar 250 juta an. Bahkan untuk sektor pemasaran biji plastik tidak hanya untuk didalam negeri melainkan juga untuk ekspor ke negara tetangga. Keuntungan yang dihasilkan bisa dibilang relatif cepat, anda tertarik mencoba bisnis sampah plastik ini!

Meski usaha bisnis pengolahan sampah sudah banyak bermunculan di kalangan masyarakat, tetapi peminat usaha bisnis ini semakin bertambah.

Sekarang jika anda ingin memulai bisnis ini, sebaiknya dipersiapkan lahan yang luas, yang digunakan untuk menampung sampah-sampah yang akan diadaur ulang. Dalam menjalankan bisnis ini selain dibutuhkan lahan yang luas juga membutuhkan tempat atau gudang untuk menyimpan hasil pengolahan sampah yang berupa biji plastik.

Kekurangan bisnis ini adalah bau yang menyengat yang dihasilkan dari sampah-sampah yang dapat mengganggu masyarakat.

Ada beberapa tips untuk menjalankan bisnis ini, diantaranya adalah:

  1. Lahan yang luas

  2. memiliki karyawan yang ditugaskan sebagai menyortir, membersihkan, dan mencuci.

  3. Memiliki timbangan dan mesin penggiling.

  4. Bekerjasama dengan para pengepul sampah.

Sekarang waktunya untuk analisa bisnis pengolahan sampah plastik, dengan asumsi berikut

  • Waktu penggunaan mesin giling plastik kurang lebih 5 tahun

  • Waktu penggunaan mesimn oven pengering kurang lebih 5 tahun.

  • Waktu penggunaan pomp[a air kurang lebih 5 tahun.

  • Waktu penggunaan sewa lahan kurang lebih 5 tahun.

  • Waktu penggunaan wadah kurang lebih 3,5 tahun.

  • Waktu pengunaan peralatan alat pres kurang lebih 5 tahun

  • Waktu penggunaan peralatan lainnya kurang lebih 3,5 tahun.

Hal diatas hanya sebagai asumsi, perbedaan cara pemakaian dapat juga mempengaruhi umur sebuah alat. Demikan artikel yang saya buat mengenai bisni pengolahan sampah, semoga bermanfaat.