Tanam Kayu Sengon, Potensi Ekspornya Tinggi

Tanam Kayu Sengon, Potensi Ekspornya Tinggi

Komoditas.co.id – Kayu sengon menjadi salah satu pendongkrak ekspor produk olahan kayu dengan nilai ekonomis tinggi. Ketua Indonesia Barecore Asosiation (IBcA), Hari Mulyono, mengatakan Indonesia sudah mengexpor bahan kayu olahan sengon laut sebanyak 3.500 kontainer setiap bulan jual bibit sengon Solomon.

Menurut adik kandung Presiden Joko Widodo itu, Sengon merupakan jenis soft wood yang memiliki karakteristik mudah untuk dibentuk dan memiliki ketahanan cukup baik. “Produk kayu olahan yang ramah lingkungan serta memiliki nilai ekonomis yang tinggi dan diterima oleh dunia adalah kayu Sengon,” tambah Hari Mulyono, dikutip Selasa (7/ 6 ).

Pengembangan sengon sebagai komoditi ekspor disambut baik oleh sejumlah kepala daerah. Bupati Wonosobo Eko Purnomo menjelaskan, komoditi sengon ditanam oleh rakyat dan tersebar mayoritas di Pulau Jawa dan Sumatera.Wonosobo, kata dia, menjadi kabupaten yang hampir seluruh hutan rakyatnya ditanami sengon. “Lumbung sengon ada di tempat kita dan disini banyak industri kayu yang mengolah kayu sengon,” ujar Eko Purnomo.

Sengon adalah jenis kayu yang dihasilkan dari hutan tropis Indonesia dan komoditas ini tidak banyak dihasilkan oleh negara tetangga. Pohon ini kategori pohon yang cepat tumbuh (fast growing species) sehingga dapat dipanen dalam waktu lima tahun dan menjadi komoditas kayu industri yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Pelaku usaha sengon, Joko Pitoyo, mengatakan produk kayu olahan ini dapat menjadi Barecore, Blockboard, plywood, fancy laminated dan beberapa produk olahan dengan nilai tambah yang selama ini diekspor ke Jepang, Meksiko, Amerika Serikat dan Eropa.